Hingga hari ini, tidak ada yang tahu, siapa pendiri monumen misterius “The Georgia Guidestones”. Monumen ini berdiri di tahun 1979, dibangun oleh orang..atau sekelompok orang yang tidak dikenal, di Georgia Amerika Serikat. Dalam monumen ini terukir pesan..yang ditulis dalam 8 (delapan) bahasa.Inti pesan ini adalah, pentingnya pengurangan jumlah populasi penduduk dunia menjadi 500 juta orang saja!
Sabtu, 28 Juli 2012
Cara Agar Otak Tetap Cerdas - Dengan bertambahnya usia, seseorang sering kali mengeluhkan pada kemampuan otak nya, tidak lagi cekatan dan cerdas seperti masa mudanya, banyak sekali yang kemudian mencari solusi atau cara agar otak tetap cerdas. Nah kali ini kita akan bahas mengenai cara agar otak tetap cerdastersebut.Setelah peristiwa 11 September terjadi, di internet beredar sebuah cerita menarik tentang uang kertas Dolar Amerika yang dipercayai telah meramalkan peristiwa tersebut. Benarkah uang kertas dolar Amerika yang telah didesain 450 tahun yang lalu mengetahui bencana tersebut akan terjadi? ataukah Peristiwa 11 September merupakan sebuah konspirasi tingkat tinggi yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat sendiri? Para pemercaya teori konspirasi beralasan bahwa uang kertas Dolar Amerika didesain oleh para anggota Freemansory dan iluminati yang merupakan sebuah perkumpulan rahasia yang dianggap paling bertanggung jawab dalam banyak peristiwa di dunia ini. Organisasi ini bertujuan menciptakan sebuah tatanan dunia baru. Lihatlah gambar-gambar dibawah ini :
Kita mulai dari uang kertas 20 dollar:
Kita mulai dari uang kertas 20 dollar:
Kita lipat menjadi dua seperti ini :
Dilipat lagi gan..
Dan kemudian terlihat gambar yang mengeluarkan asap..
Dan sekarang hubungan antara uang 20 dollar dengan peristiwa 911
Dan lihat hasil lipatannya :
Dan selain uang kertas 20 dollar ini, ada juga uang 5 dollar , 50 dollar, bahkan 100 dollar. Apakah peristiwa 11 September sudah diramalkan oleh uang kertas ini ? ataukah hanyalah sebuah kebetulan. Paling tidak ini adalah sebuah Origami yang cerdas.
Galaksi Andromeda adalah
salah satu galaksi di luar galaksi Bima
Sakti yang dapat dilihat dengan mata telanjang, asalkan dilihat
pada malam yang cerah, tanpa bulan dan tanpa polusi cahaya. Jaraknya sekitar 2,5 juta tahun
cahaya. Galaksi ini berisi
sekitar 1 triliun bintang, dan bergerak mendekati Bima Sakti dengan
kecepatan sekitar 300 km/detik.
Menggunakan teknik baru, para astronom telah menemukan
sepuluh black hole (lubang hitam) di dekat pusat galaksi Andromeda,
galaksi spiral besar yang berdekatan dengan galaksi kita, Bima
Sakti. Metode pencarian itu bakal bisa dipakai juga untuk menemukan black
hole lain di Bima Sakti dan galaksi lain yang lebih jauh.
Andromeda sendiri berjarak sekitar 2,5 juta tahun cahaya
dari tempat kita berada. Adapun ’calon’ lubang-lubang hitam yang baru
ditemukan di atas --disebut ’calon’ karena bisa jadi mereka adalah bintang
neutron-- berasal dari jenis stellar (bintang), yang berarti massanya
hanya beberapa kali massa Matahari dan merupakan sisa dari bintang mati.
Masing-masing memiliki objek pengiring, yakni sebuah bintang normal yang
’memberi makan’ pada sang black hole.
Susunan seperti itu dikenal sebagai sistem pasangan sinar-X
bermassa rendah.
Black
hole raksasa, yang massanya jutaan atau milyaran kali massa
Matahari, biasanya terdapat di pusat beberapa galaksi. Sedangkan black
hole stellar kebanyakan berukuran tidak lebih dari beberapa puluh kali massa
Matahari.
Salah satu cara menemukan black hole stellar adalah dengan memisahkannya dari bintang-bintang neutron, yang juga sangat padat dan memiliki sistem pasangan sinar-X bermassa rendah. Meski demikian, pada umumnya bintang-bintang neutron tidak lebih besar dari black hole. (space.com/CNN/wsn)
Black Hole Ternyata Mampu Melahap Bintang
Salah satu cara menemukan black hole stellar adalah dengan memisahkannya dari bintang-bintang neutron, yang juga sangat padat dan memiliki sistem pasangan sinar-X bermassa rendah. Meski demikian, pada umumnya bintang-bintang neutron tidak lebih besar dari black hole. (space.com/CNN/wsn)
Black Hole Ternyata Mampu Melahap Bintang
Langganan:
Postingan (Atom)







