SEOUL -
Regulator Korea Selatan (Korsel) sedang menyelidiki pengaduan yang
diajukan oleh Apple. Perusahaan yang berbasis di Caupertino, California,
itu mengadukan Samsung Electronics ke Korea Fair Trade Commision (FTC)
terkait penyalahgunaan posisi dominannya dalam teknologi nirkabel.
Dilansir dari Reuters, Kamis (6/9/2012), FTC saat ini sedang menyelidiki apakah Samsung menjalankan usaha tidak sehat dengan menyalahgunakan dominasinya pada paten teknologi nirkabel. Seorang pejabat FTC yang dirahasiakan namanya mengatakan, Apple mengajukan keluhan tersebut pada awal tahun ini.
Selain FTC, regulator Uni Eropa juga telah menyelidiki Samsung terkait kemungkinan perusahaan tersebut melakukan pelanggaran aturan antitrust dengan menuduh saingannya melanggar paten teknologi miliknya.
Penyelidikan FTC kembali membuka kisah sengketa paten yang mengunci Apple dan Samsung di sepuluh negara, karena tengah bersaing dalam pangsa pasar industri mobile yang sedang berkembang pesat.
Seperti diketahui, Apple berhasil meraih kemenangan yang sangat penting pada bulan lalu setelah juri pengadilan paten Amerika Serikat (AS) memutuskan Samsung telah melanggar fitur penting perusahaan yang didirikan Apple tersebut. Sementara itu, juri juga memutuskan bahwa Apple tidak melanggar paten Samsung.
Dilansir dari Reuters, Kamis (6/9/2012), FTC saat ini sedang menyelidiki apakah Samsung menjalankan usaha tidak sehat dengan menyalahgunakan dominasinya pada paten teknologi nirkabel. Seorang pejabat FTC yang dirahasiakan namanya mengatakan, Apple mengajukan keluhan tersebut pada awal tahun ini.
Selain FTC, regulator Uni Eropa juga telah menyelidiki Samsung terkait kemungkinan perusahaan tersebut melakukan pelanggaran aturan antitrust dengan menuduh saingannya melanggar paten teknologi miliknya.
Penyelidikan FTC kembali membuka kisah sengketa paten yang mengunci Apple dan Samsung di sepuluh negara, karena tengah bersaing dalam pangsa pasar industri mobile yang sedang berkembang pesat.
Seperti diketahui, Apple berhasil meraih kemenangan yang sangat penting pada bulan lalu setelah juri pengadilan paten Amerika Serikat (AS) memutuskan Samsung telah melanggar fitur penting perusahaan yang didirikan Apple tersebut. Sementara itu, juri juga memutuskan bahwa Apple tidak melanggar paten Samsung.

0 komentar:
Posting Komentar